Seperti yang kita ketahui, bus yang dikenal Suroboyo Bus merupakan komitmen pemerintah Surabaya untuk meminimalisir sampah plastik. Untuk bisa menaiki bus tersebut, penumpang cukup membawa tiga botol plastik ukuran 1,5 liter atau lima botol plastik ukuran 550 mililiter (ml), 10 gelas air mineral kemasan, kantong kresek, yang nantinya ditukarkan dengan tiket. Penumpang dapat menukarkan sampah plastik itu di Bank Sampah yang telah ditunjuk. Selain itu, di setiap halte juga disediakan boks penukaran yang telah bekerja sama dengan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya. Sampah yang telah ditukar akan diberi kartu setor sampah untuk selanjutnya diberikan tiket naik Suroboyo Bus.
Bus ini
memiliki rute dari Terminal Purabaya di Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo,
melintasi jalur utama Kota Surabaya, seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Wonokromo,
Terminal Joyoboyo, Jalan Raya Darmo, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Embong Malang,
Jalan Blauran, Jalan Bubutan, Pasar Turi, Jalan Indrapura, dan Jalan Rajawali.
Sedangkan rute
sebaliknya melewati Jembatan Merah, Jalan Pahlawan, Jalan Tunjungan, Jalan
Panglima Sudirman, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Raya Darmo, Jalan Wonokromo,
Jalan Ahmad Yani dan kembali ke Terminal Purabaya.
Bus beroperasi mulai dari arah selatan
ke utara (terminal Purabaya hingga Halte Rajawali), begitu pula sebaliknya dari
halte Rajawali menuju terminal Purabaya. Bus akan beroperasi mulai pukul 6 pagi
hingga 10 malam dilengkapi aplikasi GoBis untuk melihat jadwal kedatangan bus
di setiap halte, asal dan tujuan, hingga posisi bus berada.
Bus Suroboyo
berkapasitas 67 orang ini memberikan warna kursi penumpang untuk memudahkan
khusus perempuan, ibu hamil, lansia, maupun umum. Pada bagian depan berwarna
merah muda untuk kaum hawa sedangkan bagian belakang berwarna orange untuk
laki-laki. “Pemisahan area tersebut untuk meminimalisir tindak pelecehan
seksual di dalam bus.
Bus Suroboyo
juga dilengkapi dengan 12 kamera CCTV pada bagian dalam dan 3 kamera CCTV yang
disematkan pada bagian luar. Keberadaan kamera-kamera ini untuk memberikan rasa
aman bagi penumpang. Pintu bus juga dilengkapi sensor sehingga jika ada
penumpang yang menghalangi, pintu tidak akan tertutup dan bus tidak akan
berjalan.
Bus dengan
lebar 2,4 meter dan panjang 12 meter juga dilengkapi tombol darurat jika
terjadi kebakaran atau kecelakaan. “Pengemudi bus dapat menekan tombol dan
alarm akan berbunyi lalu pintu bus akan terbuka secara otomatis.Keren bukan Suroboyo Bus ini ayoo yang di Surabaya dan sekitarnya kita rasakan naik bus yang keren ini, dijamin menyenangkan deh, aku juga ketagihan hehehe.